BEIJING, iNews.id - Bintang sepak bola Prancis Kylian Mbappe diboikot di China terkait ucapannya yang menyebut mantan pemimpin negara itu Mao Zedong sebagai diktator. Dua perusahaan besar China memutus kontrak iklan dengan Mbappe.
Video memperlihatkan Mbappe bercanda, menyebut Mao, yang juga pendiri China, sebagai diktator beredar di media sosial.
Di China, lelucon tentang Mao dianggap tidak sopan dan tabu.
Video menunjukkan Mbappe mengatakan bahwa meme internet terlucu yang pernah dilihatnya adalah wajahnya yang diubah menjadi seseorang yang dia kira seorang "diktator China". Pernyataan itu tampaknya merujuk pada meme Mbappe menggunakan gambar Mao.
“Perusahaan kami dengan tegas menentang dan memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap perilaku apa pun yang menyinggung sentimen nasional,” kata perusahaan raksasa minuman, Dongpeng, seraya mengakhiri semua kerja sama dengan Mbappe.
Iklan menampilkan gambar rekayasa AI kapten timnas Prancis berusia 27 tahun itu sedang menenggak minuman energi Dongpeng sering ditayangkan di China selama Piala Dunia 2026.