China dan Spanyol Kompak Tawarkan Bantuan untuk Venezuela

Nathania Riris Michico
15 pasien dialisis di Venezuela meninggal akibat pemadaman listrik terburuk di negara itu. (FOTO: AFP)

CARACAS, iNews.id - China menawarkan bantuan kepada Venezuela untuk mengembalikan jaringan listriknya yang kembali padam. Tawaran ini datang ditengah usaha Presiden Nicolas Maduro mencegah kemarahan publik yang meningkat, memperkuat dukungan kepada saingannya Juan Guaido yang didukung oleh Amerika Serikat (AS).

Pemadaman listrik besar-besaran yang melanda Venezuela hampir sepekan lalu, terburuk dalam sejarah negara itu, memperdalam krisis ekonomi negara Amerika Selatan yang sudah parah itu terutama mengganggu pasokan air minum.

Meskipun listrik menyala kembali di sebagian besar ibu kota Caracas, namun kebutuhan air bersih harus diangkut dengan truk. Sejumlah daerah di wilayah barat negara itu tetap tanpa listrik.

"Tidak ada air, tidak ada listrik, tidak ada obat-obatan, tidak ada uang tunai, tidak ada transportasi. Ini mengerikan," kata seorang warga Caracas, Victoria Milano (40), seperti dilaporkan AFP, Kamis (14/3/2019).

Dalam situasi seperti itu, China pada Rabu menyatakan siap membantu Venezuela menyalakan listriknya dan beroperasi kembali. China dan Rusia merupakan pendukung pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
22 hari lalu

Trump: Setelah Iran, Kuba!

Internasional
24 hari lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Nasional
2 bulan lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Internasional
3 bulan lalu

Pesawat Maskapai Kolombia Jatuh Dekat Perbatasan Venezuela, Tewaskan Anggota DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal