China dan Spanyol Kompak Tawarkan Bantuan untuk Venezuela

Nathania Riris Michico
15 pasien dialisis di Venezuela meninggal akibat pemadaman listrik terburuk di negara itu. (FOTO: AFP)

"China berharap Venezuela dapat dengan cepat menemukan penyebab kecelakaan ini dan memulihkan kekuatan dan tatanan sosial yang normal," kata juru bicara kementerian luar negeri China, Lu Kang, pada konferensi singkat di Beijing.

"China bersedia menawarkan bantuan dan dukungan teknis ke Venezuela untuk memulihkan sistem tenaga listrik," imbuh Lu.

Juru bicara itu menyebut China sangat prihatin tentang laporan serangan dunia maya, tetapi menolak untuk secara langsung menyalahkan AS.

Selain China, salah satu negara Uni Eropa yang juga mendukung tokoh oposisi Juan Guaido adalah Spanyol. Spanyol juga menawarkan bantuan untuk memperbaiki sistem kelistrikan Venezuela yang "rusak parah".

Menurut Ecoanalitica, sebuah perusahaan analisis ekonomi, pemadaman listrik pada Selasa (12/3) menghabiskan biaya Rp12,4 triliun di Venezuela.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

57 tahun lalu

Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal