China Haruskan Pramugari Kenakan Popok Sekali Pakai untuk Cegah Covid

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi paramugari. (Foto: nzherald)

Pasar penerbangan China terpukul keras sejak awal wabah Covid di Wuhan. Akan tetapi, industri transportasi udara di negeri tirai bambu mulai berangsur pulih—setidaknya untuk penerbangan domestik—hingga mendekati level seperti masa pra-pandemi. Sementara, kawasan lain dunia seperti Eropa dan AS, masih harus berjuang keras untuk mengendalikan Covid-19.

Berbagai maskapai penerbangan berkeras bahwa perjalanan atau terbang dengan pesawat masih aman selama pandemi Covid. Ini sebagian berkat filter udara kelas rumah sakit yang disediakan di pesawat. Akan tetapi, beberapa peneliti mengatakan, masih belum ada kesimpulan terkait risiko minimal Covid yang dihadapi penumpang di pesawat.

Beberapa kasus justru mencatatkan adanya penularan pada kegiatan penerbangan ketika penumpang mengenakan masker dan duduk berjauhan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
9 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
9 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
11 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal