China Hukum Pejabat Taiwan termasuk Perdana Menteri, Tak Boleh Masuk Wilayahnya

Anton Suhartono
China akan menghukum pejabat Taiwan yang ngotot mewujudkan kemerdekaan, termasuk perdana menteri (Foto: Reuters)

Dia menegaskan ketiga pejabat itu bersama anggota keluarga mereka dilarang masuk China, Hong Kong, dan Makau.

Belum cukup, orang-orang yang  berafiliasi dengan mereka juga akan dilarang bekerja sama dengan organisasi dan individu di China.

Sementara itu Perdana Menteri Su menanggapi santai ancaman dari China. Dia menegaskan tidak akan terintimidasi.

Senada dengan Su, Dewan Urusan Taiwan menyatakan intimidasi dan ancaman dari rezim otoriter China terhadap wilayahnya tidak bisa diterima.

"Taiwan adalah masyarakat demokratis dengan supremasi hukum dan tidak berada di bawah yurisdiksi pihak lain. "Jika (China) mengabaikan hubungan lintas selat dengan sengaja menyabotase demokrasi kami, pemerintah harus melakukan pembalasan yang sesuai untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan rakyat kita dan China harus bertanggung jawab atas konsekuensi yang mungkin terjadi," bunyi pernyataan.

Ditegaskan pula China ingin membuat efek yang mengerikan melalui ancaman keji dan tidak bersahabat. Tujuannya untuk memaksa orang-orang yang memiliki sikap politik berbeda untuk tunduk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

6 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

7 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

7 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal