China Peringatkan Trump soal Ancaman Tarif 100%: Bukan Begitu Cara Jalin Hubungan

Anton Suhartono
China merespons tegas ancaman terbaru Amerika Serikat yang berencana menaikkan tarif impor hingga 100 persen mulai 1 November (Foto: AP)

Menurut Kementerian Perdagangan China, kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan nasional dan kepentingan strategis, bukan sebagai langkah balasan terhadap negara tertentu.

“Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan ekspor teknologi yang terkait logam tanah jarang secara bijaksana dan moderat,” bunyi pernyataan.

China juga menegaskan akan tetap berpegang pada prinsip adil dan wajar, serta terus berupaya menjaga stabilitas rantai pasok global meski tekanan dari Washington terus meningkat.

Ancaman tarif baru dari AS menandai babak baru dalam ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. Selama dua tahun terakhir, hubungan Beijing-Washington kerap diwarnai aksi saling balas kebijakan, terutama di sektor teknologi dan sumber daya strategis.

Meski demikian, China menyatakan masih membuka pintu dialog.

“Hubungan ekonomi seharusnya dibangun atas dasar saling menghormati dan keuntungan bersama, bukan melalui tekanan sepihak,” kata Kementerian Perdagangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Surat dari Washington: Dukungan Amerika atas Transaksi Bayan Resources Kini Tercatat Hitam di Atas Putih

3 hari lalu

Trump: Iran Tak Akan Diberi Kesempatan Miliki Senjata Nuklir

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Perwakilan AS-Iran Bertemu di Sela Sidang Umum PBB

3 hari lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal