China Takut Bakal Ada Revolusi di Hong Kong

Ahmad Islamy Jamil
Demonstrasi besar-besaran oleh massa prodemokrasi di Hong Kong, Juni tahun lalu. (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.idChina menuduh para aktivis demokrasi Hong Kong sedang mencoba memulai revolusi. Beijing pun memperingatkan, beberapa kampanye untuk pemilihan pendahuluan (konvensi) yang dilakukan oleh kelompok oposisi baru-baru ini mungkin telah melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional yang baru diberlakukan di wilayah bekas jajahan Inggris itu.

Tuduhan yang disampaikan oleh Kantor Penghubung Pemerintah China di Hong Kong tersebut secara dramatis meningkatkan risiko kriminalisasi terhadap partai-partai oposisi maupun tokoh-tokoh terkemuka prodemokrasi di kota itu.

AFP melansir, pada akhir pekan lalu, lebih dari 600.000 warga Hong Kong berpartisipasi aktif dalam pemilihan pendahuluan bakal calon legislatif yang akan diajukan untuk pemilu mendatang. Ratusan ribu orang itu tetap mengikuti kata hati nurani mereka, meski ada peringatan dari pejabat pemerintah bahwa konvensi itu dapat melanggar UU Keamanan Nasional versi Beijing.

Pemilu legislatif Hong Kong dijadwalkan berlangsung pada September. Partai-partai prodemokrasi tampaknya tak ingin menyia-nyiakan kemarahan publik yang semakin meningkat terhadap rezim Beijing yang kian otoriter. Namun, di sisi lain, China tampaknya juga bakal menggunakan segala cara untuk mempertahankan kursi mayoritas pro-Beijing di DPR Hong Kong.

Untuk diketahui, saat ini terdapat 70 kursi legislatif di DPR Hong Kong. Berdasarkan hasil Pemilu 2016, partai-partai pro-Beijing menguasai parlemen dengan perolehan 42 kursi. Sementara, kelompok oposisi alias partai-partai prodemokrasi hanya mendapatkan 28 kursi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

China Tutup Langit 40 Hari hingga Mei 2026, Alasannya Mengejutkan!

Internasional
3 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
4 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
9 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal