China Temukan 2 Los di Pasar Xinfadi Beijing Sangat Terkontaminasi Covid-19

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah polisi China berjaga di depan gerbang masuk Pasar Induk Xinfadi di Kota Beijing. Pasar itu ditutup menyusul temuan klaster baru wabah virus corona di sana. (Foto: AFP)

“Para pasien dari unit hidangan laut menunjukkan gejala infeksi Covid-19 lebih awal daripada yang lain,” ungkap kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Dr Wu Zunyou, Kamis (18/6/2020).

Suhu rendah yang mendukung kelangsungan hidup virus serta kelembapan yang tinggi dianggap menjadi alasan pasar makanan laut bisa menjadi sumber wabah. “(Kesimpulan) ini berdasarkan penilaian awal kami. Tapi penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan,” kata Dr Wu, seperti dilansir Reuters.

Laporan surat kabar yang dikelola Pemerintah China menyebutkan, virus corona pada klaster baru ini ditemukan di papan potong atau talenan yang digunakan untuk memotong ikan salmon impor di Pasar Xinfadi. Menyusul laporan itu, sejumlah supermarket besar di kota itu pun langsung menyingkirkan ikan salmon dari rak-rak mereka pada Sabtu (13/6/2020) lalu.

Pemerintah China juga telah menyetop impor ikan salmon dari negara-negara di Benua Eropa dan Amerika.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
3 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Internasional
10 hari lalu

Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal