China Tuding Negara Barat Penyebab Demo 'RUU Ekstradisi' di Hong Kong

Nathania Riris Michico
Para pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong. (FOTO: Anthony Wallace/AFP/Getty Images)

BEIJING, iNews.id - Media China menyalahkan campur tangan asing atas protes besar-besaran yang terjadi di Hong Kong selama akhir pekan. China menuduh para penentang pemerintah kota pro-China berkolusi dengan negara Barat.

Penyelenggara aksi protes sebelumnya mengatakan lebih dari satu juta orang berbaris di jalan-jalan di Hong Kong untuk menentang usulan undang-undang baru yang akan memungkinkan ekstradisi warga dari Hong Kong ke daratan China.

Pengunjuk rasa yang menentang mengatakan, undang-undang itu akan mengikis kebebasan mereka di Hong Kong dan menyebabkan mereka harus tunduk pada sistem peradilan China yang dianggap 'suram'.

Media China, Global Times, menyebut demonstrasi massa pada Minggu (9/6) itu merupakan salah satu aksi kemarahan publik terbesar sejak Hong Kong dikembalikan ke pemerintahan China pada 1997.

"Sangat penting bahwa beberapa pasukan internasional secara signifikan memperkuat interaksi mereka dengan oposisi Hong Kong dalam beberapa bulan terakhir," kata surat kabar itu, menggambarkan hal tersebut sebagai "kolusi", seperti dilaporkan AFP, Senin (10/6/2019).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

3 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

Mentrans Ajak China Riset Kawasan Transmigrasi, Petakan Potensi Ekonomi

5 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal