Dampak Turki Serang Suriah, Trump: Milisi Kurdi Mungkin Lepas Tahanan ISIS

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

"Kurdi mungkin membebaskan beberapa untuk membuat kami terlibat lagi. Sebenarnya bisa dengan mudah ditangkap Turki atau negara-negara Eropa sesuai dari mana mereka berasal, tapi mereka harus bergerak cepat," tuturnya, lagi.

Pada Sabtu lalu, ratusan anggota keluarga kelompok ISIS dilaporkan kabur dari kamp tahanan di timur Suriah yang dikuasai milisi Kurdi setelah lokasi itu dibombardir pasukan Turki. Pemerintahan Kurdi di Suriah menyatakan serangan terjadi dekat kamp Ain Issa, di mana ribuan anggota keluarga ISIS ditahan.

“Beberapa di antara mereka melarikan diri setelah lokasi itu menjadi target pengeboman," kata pemerintahan Kurdi.

Hal senada disampaikan Lembaga Pemantau Suriah untuk HAM yang menyebutkan sekitar 100 orang melarikan diri. Mereka merupakan warga asing yang pindah ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Data statistik Kurdi mengungkap, sekitar 12.000 anggota keluarga militan ISIS dari 54 negara ditahan di kamp-kamp Kurdi. Kamp-kamp menampung sekitar 8.000 anak-anak dan 4.000 perempuan. Sementara para laki-laki yang ikut berjuang selama ISIS berkuasa, termasuk dua pria asal Inggris yang dikenal kejam, ditahan di tempat berbeda oleh militer AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
18 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
19 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
20 jam lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal