Dapat Hadiah Pesawat Boeing 747-8 dari Qatar, Trump: Gratis!

Anton Suhartono
Donald Trump akan menerima hadiah pesawat Boeing 747-8 supermewah dari Qatar (Foto: AP)

Jaksa Agung AS Pam Bondi serta pengacara Trump, David Warrington, telah melakukan tinjauan yang menyimpulkan sumbangan pesawat tersebut masih diperbolehkan secara hukum asalkan dimasukkan ke yayasan perpustakaan presiden Trump.

Para politisi Partai Demokrat maupun pendukung pemerintah mengecam penerimaan hadiah tersebut dengan alasan cacat hukum dan etika.

Politikus senior Partai Demokrat Chuck Schumer mengatakan, hadiah tersebut bukan hanya suap, tapi juga sebagai upaya asing untuk memberikan pengaruh terhadap AS. 

"Tidak ada yang mengatakan 'America First' seperti Air Force One, yang diberikan oleh Qatar," kata politikus senior Demokrat, Chuck Schumer, di media sosial X. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal