Dari Al Qaeda ke Gedung Putih: Transformasi Mengejutkan Presiden Suriah Al Sharaa

Anton Suhartono
Tak ada yang menyangka perjalanan politik Ahmad Al Sharaa bisa smpai ke Gedung Putih, padahal dulu dikaitkan dengan Al Qaeda (Foto: Truth Social)

WASHINGTON, iNews.id - Tak ada yang menyangka perjalanan politik Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa bisa sampai di Gedung Putih. Sosok yang dulu sempat dikaitkan dengan jaringan teror Al Qaeda, bahkan kepalanya dihargai Rp166 miliar itu, disambut hangat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai mitra strategis baru di Timur Tengah.

Dalam wawancara dengan Fox News, Al Sharaa menepis isu masa lalunya dan menegaskan bahwa keterlibatannya dengan Al Qaeda adalah urusan lampau yang tak lagi relevan. 

“Saya kira ini masalah masa lalu. Kami tidak membahasnya secara aktif. Kami berbicara tentang presiden dan masa depan,” ujarnya, dikutip Rabu (12/11/2025).

Pernyataan itu menandai upaya besar Al Sharaa memutus citra lama Suriah yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai negara sponsor terorisme. Kini, dia ingin mengubah arah negaranya menuju kemitraan internasional yang lebih konstruktif.

“Suriah tidak lagi dipandang sebagai ancaman keamanan di kawasan, melainkan sebagai sekutu geopolitik,” ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Brent Sentuh Level Tertinggi dalam 6 Bulan

2 hari lalu

Panglima Angkatan Darat Iran Perintahkan Tentara Siaga Tinggi, Ada Apa?

2 hari lalu

Kisah Inspiratif Ginalia Sudirman, Chef Indonesia Sukses di Dapur Amerika Serikat

3 hari lalu

Kapan AS Akhiri Perang Lawan Iran? Ini Penjelasan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal