Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Anton Suhartono
Amerika Serikat kembali diguncang tragedi kekerasan, kali ini oleh sosok yang ironisnya pernah menjadi sekutu penting dalam operasi militer (Foto: AP)

Pertanyaannya kini: apa yang membuat seorang sekutu berubah menjadi ancaman bersenjata?

Motif Gelap yang Belum Terungkap

Presiden Donald Trump menyebut motif pelaku “belum jelas” namun langsung mengaitkannya dengan terorisme.

“Siapa yang tahu apa motifnya, tapi apa yang dia lakukan sungguh mengerikan,” ujar Trump, saat berbicara dengan pasukan militer dalam momen Thanksgiving. 

Dia menegaskan serangan ini sebagai “ancaman terorisme” dan mengaitkannya dengan efektivitas Garda Nasional dalam menekan angka kriminalitas di Washington DC.

Meski demikian, otoritas penegak hukum belum memastikan apakah aksi Rahmanullah bermuatan ideologi, dendam pribadi, gangguan mental, atau motif lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

2 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

2 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal