Delegasi Hamas Akhirnya Berangkat ke Mesir untuk Negosiasi Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Hamas akhirnya mengirim delegasi ke Kairo, Mesir, pada Sabtu (24/8) terkait perundingan gencatan senjata di Gaza (Foto: Anadolu)

Hayya menegaskan, pembicaraan gencatan senjata harus berpegangan pada proposal sebelumnya, termasuk penarikan pasukan Israel dari Gaza hingga penghentian perang.

Dia menolak tegas syarat baru yang diajukan Israel, salah satunya akan menempatkan pasukan di Koridor Philadelphi yakni di sepanjang perbatasan Mesir dengan Gaza.

"Hamas menegaskan kesiapannya untuk mematuhi persyaratan yang menjadi dasar tercapainya kesepakatan (pada 2 Juli) dan menuntut agar tekanan diberikan kepada (Israel]) agar memenuhi persyaratan dan berhenti menghalangi perundingan," demikian isi pernyataan.

Negosiasi putaran baru yang dimediasi Mesir, Qatar, dan AS, mungkin saja menjadi peluang terakhir terutama bagi Israel untuk membawa pulang sandera di Gaza. Pasalnya pembicaraan putaran ini sudah mengadopsi penambahan syarat yang sepertinya tak bisa diubah lagi. 

AS akan diwakili Direktur CIA Bill Burns, sementara Qatar oleh Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Internasional
1 hari lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Internasional
2 hari lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
2 hari lalu

Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal