Demo Kecam Pemerkosaan Remaja 16 Tahun Bikin Aktivitas Bisnis Israel Terganggu

Arif Budiwinarto
Kasus pemerkosaan remaja 16 tahun oleh 30 orang memicu gelombang demonstrasi di seluruh penjuru Israel. (foto: Jewish Telegraphic Agency)

JERUSALEM, iNews.id - Ribuan pekerja Israel yang mayoritas perempuan melakukan aksi mogok kerja pada Minggu (23/4/2020). Mereka berdemonstrasi mengecam kekerasan seksual pada perempuan yang masih kerap terjadi.

Mogok kerja itu terjadi sekitar satu jam. Para demonstran mendesak pemerintah memperbaiki aturan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual. Mereka menganggap perempuan dan anak di Israel sangat rentang terhadap aksi kekerasan dan kejahatan seksual.

Salah satu koordinator aksi, Ariel Peleg, mengatakan para peserta demo berasal dari 30 organisasi, perusahaan swasta, kantor pemerintahan bahkan pegawai perusahaan internasional seperti Microsoft juga ikut turun ke jalan.

Peleg menambahkan demonstrasi lebih besar akan berlangsung pada malam hari atau Senin (24/8/2020) dini hari WIB di seluruh Israel dengan puncak demonstrasi digelar di Tel Aviv, demikian yang dikutip dari AFP.

Aksi demonstrasi itu dipicu kasus pemerkosaan remaja perempuan 16 tahun oleh 30 laki-laki Resor Eliat, Laut Merah, pada Kamis lalu. Kejahatan seksual itu menuai kecaman dari Presiden Israel Reuven Rivlin an Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Buletin
4 menit lalu

Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang dengan AS dan Israel

Internasional
4 jam lalu

Dilaporkan Tewas akibat Serangan Israel, Akun Medsos Ali Larijani Posting Surat Tulisan Tangan

Internasional
5 jam lalu

Israel Klaim Hancurkan Pesawat yang Digunakan Mojtaba Khamenei

Internasional
5 jam lalu

Siapa Ali Larijani, Pejabat Keamanan Tertinggi Iran yang Tewas akibat Serangan Israel?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal