Demo Tolak Kudeta Militer Myanmar Meluas, Para Biksu Turun ke Jalan

Djairan
Para biksu turun ke jalan untuk memprotes kudeta militer di Myanmar, Senin (8/2/2021). (Foto: Reuters)

Seruan untuk ikut bergabung dalam aksi protes antikudeta semakin meluas, bahkan semakin terorganisasi. Para peserta aksi mulai dari masyarakat biasa, petugas kesehatan, guru, dosen hingga mahasiswa. Tak hanya masyarakat Myanmar, kecaman internasional juga berdatangan.

“Kami petugas kesehatan memimpin kampanye ini, untuk mendesak semua staf pemerintah ikut bergabung. Pesan kami kepada publik, kami bertujuan sepenuhnya untuk menghapus rezim militer ini, dan kami harus berjuang untuk takdir kami,” kata Aye Misan, seorang perawat di sebuah rumah sakit pemerintah dalam protes di kota terbesar Yangon.

Para mahasiswa, tenaga kesehatan, dan buruh berdemo menolak kudeta militer di Kota Yangon, Myanmar, Senin (8/2/2021). (Foto: Reuters)

Protes pada akhir pekan kemarin tercatat sebagai demonstrasi terbesar sejak “Revolusi Kunyit” yang dipimpin oleh para biksu Budha pada 2007. Sejauh ini, demonstrasi masih terkendali, tidak seperti penumpasan berdarah selama protes besar 1988 dan 2007.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Menag Hadiri Gema Waisak Pindapata: Kita Belajar Makna Kesederhanaan dan Kebijaksanaan

Internasional
1 bulan lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Internasional
2 bulan lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Internasional
2 bulan lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Internasional
3 bulan lalu

Viral, Polisi Nyamar Jadi Barongsai Sergap Pencuri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal