Demonstrasi di Filipina Rusuh, Massa Serang Polisi Jarah Hotel

Anton Suhartono
Demonstrasi anti-pemerintah di berbagai kota Filipina diwarnai kerusuhan, Minggu (21/9) (Foto: AP)

MANILA, iNews.id - Demonstrasi anti-pemerintah di berbagai kota Filipina kembali diwarnai kerusuhan, Minggu (21/9/2025). Massa mengenakan pakaian hitam dan putih memenuhi jalan-jalan di antaranya di Ibu Kota Manila dan Kota Quezon.

Warna putih dalam protes melambangkan persatuan dan harapan, sementara hitam melambangkan perlawanan.

Demonstrasi tersebut memprotes penyelewengan dana publik melalui proyek infrastruktur "hantu" terkait dengan pengendalian banjir.

Para pengunjuk rasa mengecam anggota DPR, pemilik perusahaan konstruksi, serta pejabat pekerjaan umum yang saat ini sedang diselidiki oleh pemerintah atas tuduhan menilap dana dalam jumlah besar yang seharusnya digunakan untuk melindungi masyarakat dari banjir.

Ironisnya, penyelidikan yang memicu protes tersebut diperintahkan oleh Presiden Ferdinand Marcos Jr, putra mendiang orang kuat Ferdinand Marcos Sr, yang digulingkan pada tahun 1986 dalam aksi damai people power.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

57 tahun lalu

Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami

57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

57 tahun lalu

Demo Ricuh di Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Tangkap 13 Perusuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal