Departemen Kehakiman AS-Boeing Rampungkan Kesepakatan soal Penyelidikan Jatuhnya Pesawat 737 Max

Anton Suhartono
Boeing setuju untuk mengakui kesalahan atas dakwaan konspirasi penipuan seputar penyelidikan jatuhnya dua pesawat 737 Max di Indonesia dan Ethiopia (Foto: EPA-EFE)

Boeing juga akan diminta untuk menginvestasikan 455 juta dolar AS untuk program keselamatan serta menunjuk lembaga pengawas independen sambil menjalani masa percobaan selama 3 tahun.

Kesepakatan antara Departemen Kehakiman dengan Boeing ini masih harus mendapat persetujuan dari Hakim Distrik AS, Reed O’Connor. Namun sebelumnya O'Connor memberi waktu 7 hari kepada pengacara keluarga korban untuk mengajukan keberatan terkait kesepakatan tersebut.

Keluarga korban kecelakaan jelas menentang kesepakatan tersebut dengan alasan Boeing pantas mendapat hukuman lebih berat. Selain itu para pimpinan perusahaan yang masih menjabat atau tidak harus dituntut secara pidana.

Departemen Kehakiman AS pada Mei lalu mengumumkan, produsen pesawat terbang tersebut melanggar perjanjian guna menghindari penuntutan lantaran gagal meningkatkan program kepatuhan dan etika. Dalam pengajuannya ke pengadilan, Departemen Kehakiman menyatakan Boeing melanggar perjanjian tersebut dengan menutup mata terhadap praktik kerja yang bisa menimbulkan risiko serta gagal memastikan pemantauan yang sesuai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York

Internasional
2 hari lalu

Dilantik Pakai Alquran di Stasiun Tua, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York

Internasional
2 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Internasional
2 hari lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal