ISLAMABAD, iNews.id – Tangisan dan kepanikan pecah di Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS), Islamabad, Pakistan, Rabu (26/8/2026) pagi. Asap hitam mengepul dari salah satu bagian rumah sakit, sementara keluarga pasien berlarian mencari jalan keluar dan memastikan keselamatan orang-orang yang mereka cintai.
Namun, di tengah kepanikan itu, ada satu tempat yang menjadi pusat tragedi, yaitu ruang perawatan bayi baru lahir. Di ruangan tersebut terdapat 15 bayi yang sedang menjalani perawatan.
Mereka bukan pasien yang bisa menyelamatkan diri ketika bahaya datang. Sebagian masih berusia hitungan hari dan membutuhkan bantuan oksigen serta peralatan medis untuk bertahan hidup.
Ketika api mulai membesar, bayi-bayi itu hanya bisa bergantung pada orang-orang di sekitar mereka. Dan pagi itu, waktu berjalan terlalu cepat.
Api dan asap dengan cepat memenuhi area perawatan. Upaya penyelamatan pun dilakukan di tengah kondisi yang semakin sulit.