Diancam Bunuh oleh Wapres, Presiden Filipina Marcos Jr: Tak Boleh Dibiarkan, Lawan!

Anton Suhartono
Ferdinand Marcos Jr menyebut ancaman pembunuhan dari Wakil Presiden Sara Duterte sebagai tindakan kriminal (Foto: AP)

Penasihat Keamanan Nasional Eduardo Ano sebelumnya mengatakan NSC menganggap semua ancaman terhadap Presiden Filipina sebagai hal serius.

"Setiap dan semua ancaman terhadap nyawa Presiden harus divalidasi dan dianggap sebagai masalah keamanan nasional," katanya. 

Ancaman pembunuhan dari Sara mendorong pasukan pengawal kepresidenan (psapampres) Komando Keamanan Presiden meningkatkan keamanan Istana, menjadi siaga merah.

Sara pada Sabtu pekan lalu mengatakan telah menyuruh orang untuk membunuh Marcos Jr, Ibu Negara Liza Araneta Marcos, serta Ketua DPR Ferdinand Martin Romualdez, jika dirinya terbunuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bayi di Toilet Pasar Kebayoran Lama, Polisi: Tak Ada Alasan Khusus Pilih Korban

11 hari lalu

2 Pesawat Tempur Filipina Tabrakan di Udara, 4 Pilot Tewas

23 hari lalu

Buron Pembunuhan di Surabaya Kabur ke Malaysia usai Dua Hari Kejadian

23 hari lalu

Buronan Pembunuhan di Surabaya Ditangkap di Malaysia, Sempat Kabur lewat Jalur Laut

27 hari lalu

Penampakan 2 Pembunuh Perempuan yang Tangan-Kakinya Terikat di Pinang Ranti Jaktim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal