KUALA LUMPUR, iNews.id - Lima nelayan asal Indonesia yang bekerja untuk perusahaan penangkap ikan Malaysia di Sandakan, Sabah, sudah dibebaskan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina. Namun mereka diculik kembali oleh gerombolan bersenjata lain.
Ironisnya, gerombolan yang menculik kembali merupakan pihak yang membantu pembebasan para nelayan itu dari cengkraman orang-orang Abu Sayyaf.
Sumber-sumber intelijen seperti dikutip dari The Star, Senin (27/4/2020), mengatakan, keluarga telah menyelesaikan tuntutan dari kelompok Abu Sayyaf yang dipimpin Apo Mike. Para sandera diserahkan kepada perantara yang masih punya hubungan dengan kelompok Abu Sayyaf.
Namun, perantara tersebut menahan kembali para sandera untuk menuntut uang tebusan tambahan.
Sumber intelijen mengatakan saat ini sedang berlangsung negosiasi dengan perantara yang diketahui dipimpin perempuan dan berbasis di Jolo.