Dihantam Badai Covid, India Desak Twitter Hapus Cuitan Kritik Pemerintah

Anton Suhartono
India mendesak Twitter untuk menghapuis cuitan yang mengkritik pemerintah terkait lonjakan kasus Covid-19 (Foto: Reuters)

"Begitu mendapat permintaan hukum yang sah, kami meninjaunya berdasarkan peraturan Twitter dan hukum setempat," kata seorang juru bicara Twitter, dikutip dari Reuters, Senin (26/4/2021).

Jika melanggar aturan, lanjut dia, konten tersebut akan dihapus dari layanan. Hal yang sama juga akan diterapkan jika konten itu dianggap melanggar hukum yang berlaku di suatu negara meskipun tidak bersinggungan dengan aturan perusahaan.

"Kami mungkin bisa memblokir akses ke konten tersebut hanya di India," ujarnya.

Twitter juga sudah memberi tahu pemilik akun tentang penghapusan konten mereka serta alasannya.

India berada dalam cengkeraman gelombang kedua pandemi Covid-19 yang parah. Di Ibu Kota New Delhi, setiap orang meninggal akibat Covid-19 dalam waktu kurang dari 4 menit.

Di saat bersamaan, pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi banjir kritikan karena dianggap tidak cukup siap menangani pandemi virus corona.

Pakar kesehatan mengatakan, India terlena dengan menurunnya kasus infeksi saat musim dingin lalu, saat itu pertambahan harian kasus sekitar 10.000 per hari. Pihak berwenang pun mencabut pembatasan sehingga memungkinkan dimulainya pertemuan dalam jumlah besar, termasuk festival keagamaan Hindu serta kampanye politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Peluk Hangat PM India Narendra Modi saat Antar Kepulangan di Bandara YIA

57 tahun lalu

Prabowo dan PM Modi Resmikan Restorasi Candi Prambanan, Target Rampung Sebelum 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal