Dijelekkan Harry di Buku Spare, Raja Charles dan Pangeran William Tetap Bungkam

Anton Suhartono
Raja Charles (Foto: Reuters)

Hanya saja berbagai komentar miring tentang Harry muncul dari banyak pihak, termasuk anggota parlemen, terkait isi buku. Umumnya mengecam Harry, bahkan ada yang mendesak agar gelar kebangsawanannya dicabut.

Hal ini juga tergambarkan dari hasil polling YouGov yang dilakukan setelah buku Spare dirilis. Tingkat popularitas Harry melorot ke rekor terendah yakni hanya 24 persen yang berpandangan positif, melawan 68 persen yang negatif. Data ini menunjukkan, bukan Harry yang populer, melainkan bukunya.

Penerbit buku, Penguin Random House, mengungkap memoar tersebut mencatat rekor penjualan tertinggi untuk buku non-fiksi yang pernah diterbitkan. Di hari pertama perilisan saja, 1,4 juta eksemplar terjual di Inggris Raya, Amerika Serikat, dan Kanada.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Internasional
7 hari lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Internasional
12 hari lalu

Dikritik Pangeran Harry soal Perang Ukraina, Trump: Dia Tak Mewakili Inggris

Nasional
1 bulan lalu

Bos Mafia asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali, Ini Perannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal