Dikecam karena Serang Suriah, Erdogan: Apa karena Turki Anggota NATO Berpenduduk Muslim?

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengecam negara-negara Eropa dan Barat yang mengkritik Turki karena menyerang Suriah.

Tak sekadar mengecam, Prancis, Jerman, dan Italia, menangguhkan pengiriman senjata ke Turki sebagai respons atas serangan tersebut.

Erdogan pun mempertanyakan balik motivasi mereka berbalik mendukung milisi Kurdi yang disebutnya sebagai teroris karena merongong pemerintahan Turki dengan memberontak.

"Kepada siapa Anda berpihak, kepada sekutu Anda di NATO atau teroris? Mereka tidak bisa menjawab. Mereka tidak mungkin memahami tujuan dan alasan dari apa yang mereka lakukan. Saya berpikir, apakah ini karena Turki merupakan satu-satunya negara anggota NATO yang penduduknya muslim?" kata Erdogan, dikutip dari AFP, Senin (14/10/2019).

Para menteri luar negeri Uni Eropa, dalam pertemuan di Luxemberg hari ini menyuarakan keprihatinan dan kecaman atas serangan Turki terhadap pasukan Kurdi di utara Suriah. Namun Uni Eropa tak bisa berbuat banyak karena kewenangan mereka terbatas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Erdogan Berpidato Berapi-api di Sidang PBB: Sebut Gaza Sebagai Tempat Pemakaman Anak-Anak Terbesar di Dunia

6 jam lalu

Erdogan Pidato Berapi-api Kutuk Israel: Delegasi Zionis Walk out, Palestina Tepuk Tangan

4 hari lalu

Erdogan Masih Bisa Maju Pilpres Turki Lagi pada 2028

5 hari lalu

Duh! Pilot-Kopilot Mabuk, Pesawat Jet Pribadi Tergelincir hingga Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal