Dikecam Netizen, Surat Kabar AS Washington Post Tarik Kartun Menghina Palestina

Anton Suhartono
Ilustrasi surat kabar AS The Washington Post akhirnya menarik kartun bernada rasis terhadap Palestina (Foto: Reuters)

Penggambaran kartun seorang pria yang membawa anak-anak dan seorang perempuan, merujuk pada tuduhan Israel, yang sering diulangi para pemimpin Barat bahwa Hamas menggunakan perisai manusia.

Hamas serta pejuang Palestina di Gaza lainnya membantah keras tuduhan menjadikan warga sipil sebagai tameng hidup. Sebaliknya, Hamas menuduh balik Israel menggunakan alasan itu untuk melakukan pembasmian etnis atau genosida.

Kartun karya Michael Ramirez itu diterbitkan saat lebih dari 10.000 warga Gaza, termasuk 4.000 anak-anak, tewas akibat serangan tentara Zionis Israel.

Kartun tersebut memicu kemarahan netizen yang dilayangkan langsung ke Washington Post. 

Surat kabar akhirnya menarik kartun itu dari situs berita online-nya pada Rabu (8/11/2023) malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal