Dikenakan Tarif 50% oleh Trump, Brasil Siapkan Pembalasan

Anton Suhartono
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva akan membalas tarif 50 persen yang diberlakukan Donald Trump (Foto: AP)

BRASILIA, iNews.id - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menanggapi surat dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengenakan tarif 50 persen kepada negaranya. Brasil tak akan menerima dan membalasnya.

Lula da Silva merujuk pada Undang-Undang Timbal Balik Ekonomi yang baru disahkan, pemerintah diberi wewenang untuk menerapkan pembalasan yang proporsional.

Dia beralasan klaim AS yang mengalami defisit perdagangan dengan Brasil tidak akurat.

"Statistik dari pemerintah AS sendiri menunjukkan surplus sebesar 410 miliar dolar dalam perdagangan barang dan jasa dengan Brasil selama 15 tahun terakhir," kata Lula da Silva, dalam komentarnya di media sosial.

Trump telah mengirim surat kepada 22 negara hingga Kamis, memberlakukan tarif masuk baru dengan jumlah bervariasi yang berlaku mulai 1 Agustus. Brasil termasuk negara dengan besaran tarif tertinggi dibandingkan lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal