Dikritik PBB karena Hapus Status Warga Negara Jutaan Orang, Ini Pembelaan India

Anton Suhartono
Warga Assam antre untuk mengecek nama mereka di daftar kewarganegaraan India (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Kementerian Luar Negeri India membela diri atas kritikan PBB setelah menghapus hampir 2 juta orang di Negara Bagian Assam dari daftar warga negara.

Kemlu India mengklaim mereka yang dicoret dari daftar tak akan menjadi orang tanpa kewarganegaraan.

Registrasi Nasional Warga Negara (NRC) yang digulirkan partai berkuasa dibuat oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) bertujuan untuk mendeteksi warga asing yang menyusup.

Para kritikus menilai NRC merupakan akal-akalan BJP untuk memuluskan agenda pemerintahan nasionalis Hindu dan mengusir muslim di Assam.

Menengok sejarah, banyak muslim yang melarikan diri ke Assam ketika Pakistan Timur berusaha memisahkan diri dari pemerintahan Islamabad pada 1971 dan menjadi bagian dari Bangladesh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

2 hari lalu

Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun

3 hari lalu

Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas

8 hari lalu

Wamen Pariwisata: Prambanan Siap Jadi Magnet Wisatawan Hindu Mancanegara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal