Dikritik, PM Abe Bela Keputusannya Tutup Seluruh Sekolah di Jepang

Nathania Riris Michico
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (FOTO: Kimimasa MAYAMA / POOL / AFP)

"Kami membuat keputusan ini karena kami menganggapnya sebagai tanggung jawab politik."

Pemerintah tidak dapat memerintahkan sekolah tutup, kekuasaan yang dimiliki dewan lokal. Namun pihak berwenang di banyak wilayah menyebut mereka tidak diajak berkonsultasi atau diperingatkan tentang keputusan tersebut.

"Ini berita mengejutkan," cuit Toshihito Kumagai, Wali Kota Chiba, timur Tokyo.

"Bagaimana orangtua yang pekerja medis atau melakukan pekerjaan lain yang mendukung pengelolaan masyarakat? Masyarakat bisa ambruk."

Gubernur Aichi Hideaki Omura mencuit bahwa dia "terpana" oleh keputusan tiba-tiba PM Abe, meskipun dia menyatakan mengerti mengapa langkah tersebut diambil.

"Semua warga Jepang harus berurusan dengan penyakit menular ini," kata dia.

"Ini pasti tekad kuat Perdana Menteri Abe dan dia akan bertanggung jawab."

Langkah ini memengaruhi sekolah dasar, sekolah menengah, dan sekolah menengah atas, tetapi klub setelah sekolah yang juga melayani anak-anak selama liburan akan tetap terbuka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
11 jam lalu

Rekor! Jepang Miliki 100.000 Lebih Warga Berusia 100 Tahun ke Atas

7 hari lalu

Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan, 350 Pasukan Jepang dan 3 Heli Jumbo Chinook Tiba

8 hari lalu

Heboh! Presiden Putin Putar Pulpen di Meja

8 hari lalu

Asian Games 2026, Prabowo Ingin Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal