Diminta Taliban, Iran Mulai Lagi Ekspor BBM ke Afghanistan

Anton Suhartono
Iran memulai kembali ekspor BBM ke Afghanistan atas permintaan Taliban (Foto: Reuters)

Taliban merebut pemerintahan Afghanistan dari Ashraf Ghani yang kini berada di Uni Emirat Arab. Kelompok tersebut mewarisi kekayaan kekayaan mineral yang nilainya mencapai 1 triliun dolar AS atau sekitar Rp14.469 triliun (kurs saat ini), berdasarkan hasil analisis pejabat militer dan ahli geologi Amerika Serikat pada 2010.

Afghanistan memang salah satu negara termiskin di dunia, namun cadangan mineral seperti besi, tembaga, dan emas tersebar di seluruh provinsi negara itu.  Bahkan, Afghanistan bisa menjadi salah satu pemilik simpanan lithium terbesar di dunia. 

Lithium merupakan komponen penting namun langka digunakan pada berbagai produk baterai isi ulang serta teknologi lain yang dibutuhkan untuk mengatasi krisis iklim global.

Para ahli yakin ada keinginan besar dari sejumlah negara seperti China, Pakistan, dan India, yang mencoba untuk terlibat dan memanfaatkan sumber daya Afghanistan yang besar itu, meskipun terjadi kekacauan di sana.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 12 September 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

14 jam lalu

Netanyahu Sebut Iran di Ambang Keruntuhan, Benarkah Kekuasaan Mojtaba Khamenei Goyah?

15 jam lalu

Cerita Trump Diminta Menkeu AS Tunda Serang Iran

15 jam lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal