Disebut Macan Kertas oleh Trump, Rusia: Tak Ada Pilihan Lain, Lanjutkan Perang!

Anton Suhartono
Rusia kecewa berat dengan perubahan sikap secara drastis Presiden AS Donald Trump soal konflik dengan Ukraina (Foto: AP)

Dia juga menilai keliru pernyataan Trump bahwa Ukraina bisa merebut wilayah-wilayah yang telah dikuasai Rusia.

"Gagasan bahwa Ukraina bisa merebut kembali sesuatu, dari sudut pandang kami, keliru," ujarnya.

Lebih lanjut Peskov mengakui perekonomian Rusia sempat melambat di masa awal masa perang di Ukraina, dampak dari sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat. Namun saat ini Rusia telah bangkit kembali.

Sebelumnya  Trump melontarkan pernyataan yang menghina dan merendahkan Rusia. Pernyataan itu disampaikan usai pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela-sela Sidang Umum PBB, New York, Selasa (23/9/2025). 

Trump mengungkapkan dukungan terhadap Ukraina, sebaliknya memberi sinyal berpaling dari Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal