Dituduh Dukung Ikhwanul Muslimin, Dokter AS Dihukum 6 Tahun Bui oleh Pengadilan Saudi

Anton Suhartono
Walid Al Fitaihi (Foto: Middleeasteye)

Dia pertama kali ditahan pada 2017 di bawah kampanye antikorupsi yang digalakkan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. Kampanye itu menjaring ratusan bangsawan, menteri, dan pengusaha. Mereka ditahan di penjara termewah Hotel Ritz Carlton Riyadh, selama beberapa bulan.

Fitaihi sempat dibebaskan dari tahanan pada Juli 2019 setelah mendapat dakwaan, namun kerajaan melarangnya meninggalkan Saudi sampai persidangannya berlanjut. 

Istri dan enam anaknya, semua warga AS, juga dilarang bepergian. Aset keluarga di Saudi juga dibekukan.

Pria yang mengenyam pendidikan di AS itu mengelola rumah sakit swasta di Jeddah. Dia juga dikenal sebagai motivator keagamaan.

Sejauh ini pemerintah Saudi belum memberikan komentar, demikian pula dengan Gedung Putih yang belum menanggapi permintaan komentar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal