Dituduh Mengintimidasi soal Laut China Selatan oleh Wapres AS, Begini Balasan Pedas China

Anton Suhartono
Wang Wenbin membalas pernyataan Wapres AS Kamala Harris soal tuduhan melakukan pemaksaan dan intimidasi terkait klaim teritorial Laut China Selatan (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - China merespons pernyataan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris yang mengatakan Negara Komunis itu memaksa dan mengintimidasi soal klaim teritorial Laut China Selatan. Pernyataan itu disampaikan Harris saat berpidato di Singapura.

Dalam pidatonya, Harris memaparkan visi AS untuk kawasan yang dibangun di atas prinsip hak asasi manusia (HAM) serta tatanan hukum internasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin melontarkan pernyataan pedas, balik menuduh AS bersembunyi di balik retorika tatanan global berbasis aturan untuk mempertahankan perilaku intimidatif dan hegemoniknya. Dia mencontohkan penarikan pasukan AS dari Afghanistan yang kacau sebagai bentuk kebijakan luar negeri yang egois.

"Peristiwa saat ini di Afghanistan secara gamblang memberi tahu kita apa itu aturan dan perintah yang dibicarakan AS," kata Wang, dikutip dari Reuters, Selasa (24/8/2021).

AS, lanjut dia, bisa semaunya melakukan intervensi militer di negara berdaulat dan tidak merasa perlu bertanggung jawab atas penderitaan rakyat negara tersebut.

"Untuk mempertahankan 'First America', AS bisa secara sewenang-wenang mencoreng, menekan, memaksa, dan menggertak negara lain tanpa membayar sepeser pun," kata Wang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
21 menit lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Internasional
1 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Internasional
3 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Baru Perang Lawan AS-Israel: Belum Pernah Digunakan Sebelumnya

Internasional
24 jam lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal