Sementara itu kubu Partai Demokrat mendesak Partai Republik menunda pencalonan hakim agung yang baru sampai setelah Pilpres AS pada 3 November. Pasalnya, Trump belum tentu memenangkan pilpres untuk jabatan keduanya.
Sementara itu pemimpin mayoritas Partai Republik di Senat yang ditugaskan memilih hakim agung menegaskan, mereka memiliki cukup dukungan untuk menggelar pemungutan suara sebelum atau paling lambat selama jeda antara pemungutan suara pada November hingga pelantikan presiden yang berlangsung pada Januari 2021.
"Kami pasti akan melakukannya tahun ini," kata pemimpin Republik di Senat, Mitch McConnell.
Barrett merupakan calon kuat untuk menduduki posisi hakim agung. Dia termasuk yang menolak hak aborsi, masalah utama yang juga diangkat Partai Republik.
Pada 2018, ibu tujuh anak itu masuk dalam daftar yang diajukan Trump untuk menduduki kursi hakim agung yang kosong pascapengunduran diri Anthony Kennedy. Posisi itu akhirnya diisi Brett Kavanaugh melalui pertarungan yang sengit.