Donald Trump Diberi Obat Covid-19 Eksperimen selama Perawatan, Jadi Kelinci Percobaan?

Arif Budiwinarto
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tengah dirawat di rumah sakit setelah terinfeksi Covid-19. (foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tengah menjalani perawatan karena terinfeksi Covid-19. Selama dirawat, Trump diberi obat eksperimental dosis tinggi.

AFP melaporkan, Minggu (4/10/2020), Trump diberikan obat yang masih dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Amerika Serikat, Regeneron.

Obat yang diberi nama REGN-COV2 merupakan campuran dari dua antibodi: protein untuk melawan infeksi yang dikembangkan untuk mengikat bagian dari Covid-19 yang digunakannya untuk menyerang sel manusia.

Antibodi dari obat itu nantinya akan menempel pada bagian berbeda dari rantai protein virus sehingga mengubah strukturnya. Mirip dengan cara merusak kunci sehingga tidak pas dengan gemboknya.

Vaksin bekerja dengan membuat tubuh memproduksi antibodi sendiri, tetapi para ilmuwan juga menguji antibodi yang sudah jadi dari plasme pasien pulih.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
13 menit lalu

Israel Yakin Trump Tak Akan Serang Iran Lagi, Pilih Tekanan Ekonomi

Internasional
5 jam lalu

Trump Beri Sinyal Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Diteken dalam Seminggu

Internasional
24 jam lalu

Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir

Internasional
24 jam lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal