Donald Trump: Kepolisian AS Tak Akan Dirombak dan Dibubarkan

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Trump menjelaskan rekor yang dimaksud, yakni data statistik kejahatan saat ini menunjukkan penurunan, angka terbaik yang pernah dimiliki AS dalam sejarah.

"Ada alasan untuk mengurangi kejahatan, karena kita memiliki para penegak hukum yang hebat. Saya sangat bangga dengan mereka," tuturnya.

Sementara itu Jaksa Agung William Barr mengatakan, penegak hukum federal memahami ketidakpercayaan masyarakat terhadap peradilan, terutama dalam penanganan kasus kelompok minoritas kulit hitam. Untuk itu dia menjanjikan reformasi di masa depan.

"Penegakan hukum sepenuhnya memahami dan telah mengetahui selama beberapa waktu, ketidakpercayaan di komunitas Afrika-Amerika terhadap sistem peradilan pidana," kata Barr, seraya dia optimistis kondisi akan membaik dengan reformasi di masa depan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Viral Pria Diduga Dilecehkan Sesama Pria di Angkot Jaktim, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Roy Suryo Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel Terkait Penggeledahan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal