Drone AS Jatuh di Laut Hitam, Menhan Inggris Desak Rusia Hormati Ruang Udara Internasional

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace. (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id – Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace, mendesak Rusia agar menghormati wilayah udara internasional. Pesan tersebut disampaikan Wallace, menyusul jatuhnya pesawat tak berawak AS di Laut Hitam, Selasa (14/3/2023), yang diklaim Washington DC disebabkan oleh ulah jet tempur Rusia.

“Kuncinya di sini adalah semua pihak menghormati ruang udara internasional dan kami mendesak Rusia untuk melakukannya,” kata Wallace kepada Reuters saat menghadiri pameran pertahanan DSEI Jepang di Prefektur Chiba, dekat Tokyo, Rabu (15/3/2023).

“Orang-orang Amerika mengatakan, mereka beranggapan (tindakan Rusia) itu tidak profesional,” ujar menhan Inggris itu lagi.

Sebelumnya, Komando Militer Eropa Amerika Serikat (EUCOM) mengeluarkan rilis yang menyebutkan jatuhnya drone AS di Laut Hitam melibatkan pesawat tempur Su-27 milik Rusia. Jet tempur Sukhoi itu diduga menabrak baling-baling drone. 

“Ini pencegatan yang tidak aman dan tidak profesional,” kata EUCOM. Militer AS itu menyatakan, insiden tersebut menyebabkan Amerika kehilangan total pesawat tak berawaknya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

2 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

2 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

2 hari lalu

Terungkap, Tersangka Peredaran Permen Narkoba dari Inggris Pesan lewat Website sejak Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal