Drone dari Ukraina yang Jatuh dan Meledak di Kroasia Bawa Bom 120 Kg Buatan Soviet

Anton Suhartono
Drone tempur yang jatuh di Kroasia membawa bom 120 kg buatan Uni Soviet (Foto: Reuters)

Media lokal Kroasia melaporkan, ledakan terdengar di dekat Danau Jarun, Zagreb, saat kejadian. Petugas kemudian mendapati lubang besar, dua parasut, serta beberapa kendaraan rusak akibat dampak ledakan. 

Drone terbang pada ketinggian 1.300 meter dari arah Hongaria kemudian jatuh 7 menit setelah memasuki wilayah udara Kroasia. Hungaria dan Kroasia merupakan anggota NATO.

Presiden Kroasia Zoran Milanovic mengatakan, berdasarkan informasi awal drone itu jatuh karena kehabisan bahan bakar.

"Kami memperkirakan ini adalah kecelakaan, bukan (aksi militer) yang ditujukan terhadap Kroasia," kata Milanovic.

Menteri Pertahanan Mario Banozic menegaskan belum bisa memastikan apakah drone itu milik Ukraina atau Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
3 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal