Drone dari Ukraina yang Jatuh dan Meledak di Kroasia Bawa Bom 120 Kg Buatan Soviet

Anton Suhartono
Drone tempur yang jatuh di Kroasia membawa bom 120 kg buatan Uni Soviet (Foto: Reuters)

BEOGRADE, iNews.id - Drone tempur yang jatuh di dekat ibu kota Kroasia, Zagreb, pada Kamis pekan lalu ternyata membawa bom seberat 120 kilogram, 40 kg di antaranya bahan peledak. Drone buatan era Uni Soviet itu terbang dari arah Ukraina kemudian jatuh memicu ledakan dahsyat serta lubang besar.

Seorang penasihat menteri pertahanan Kroasia, Zeljko Zivanovic, mengatakan drone itu diduga berjenis Tu-141 Strizh.

“Kemarin, kami menggali pesawat itu dan mendapat informasi baru. Kami menemukan pecahan bom udara, yang detailnya tidak kami ketahui seluruhnya. Tapi menurut apa yang diketahui, kita berbicara tentang bom buatan Rusia (Soviet) dengan berat 120 kilogram. Dari jumlah tersebut, 40 kilogram di antaranya adalah bahan peledak," kata Zivanovic.

Sebelumnya media lokal Kroasia juga melaporkan, bom yang dibawa drone berbobot 120 kilogram. 

Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan, aliansinya akan membantu Kroasia menyelidiki insiden tersebut.

Seperti diberitakan, drone sempat terbang melintasi Hongaria dari arah Ukraina sebelum jatuh di Zagreb. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tesebut. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
3 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal