Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Anton Suhartono
Yassir Mohamed Ali Mohamed, Dubes Sudan untuk RI, mengatakan konflik di negaranya merupakan agenda besar asing untuk menguasai sumber daya alam (Foto: Anton S/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Sudan dilanda perang saudara sejak 2023 yang hingga kini telah merenggut ribuan nyawa. Konflik dipicu oleh upaya perebutan wilayah kekuasaan oleh paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dan sempat menguasai beberapa wilayah di Sudan bagian Barat.

Duta Besar (Dubes) Sudan untuk Republik Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed, mengatakan konflik di negaranya memiliki satu tujuan yakni upaya pihak asing untuk menguasai sumber daya alam Sudan yang sangat kaya.

Yassir mengatakan konflik yang terbadi di Sudan merupakan bagian dari agenda dan propaganda asing karena negaranya kaya dengan sumber daya alam, pertanian, mineral.

"Ini adalah agenda besar untuk melucuti negara ini. Sudan adalah salah satu negara terkaya di dunia. Saya sampaikan ini karena ini adalah fakta," kata Dubes Yassir, saat berbincang dengan jurnalis di Kedutaan Besar Sudan, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026). 

Dia menambahkan, berdasarkan indeks kekayaan sumber daya alam negara-negara Afrika.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

1 bulan lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

2 bulan lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Dubes Negara Sahabat, Ini Daftarnya

2 bulan lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal