Duh, Departemen Pertahanan AS Tarik Puluhan Kartu Pers Jurnalis

Anton Suhartono
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menarik puluhan kartu pers jurnalis, Rabu (15/10) (Foto: AP)

"Hal ini dilakukan karena para reporter tidak mau menandatangani kebijakan media baru karena ancaman implisit yang mengkriminalisasi pelaporan keamanan nasional serta membuat mereka yang menandatanganinya berpotensi dituntut," kata asosiasi.

Meski kartu ditarik, para jurnalis masih berkomitmen untuk meliput militer AS.

"Namun jangan salah, hari ini, 15 Oktober 2025, adalah hari yang suram bagi kebebasan pers yang menimbulkan kekhawatiran tentang melemahnya komitmen AS terhadap transparansi pemerintahan, akuntabilitas publik di Pentagon, dan kebebasan berbicara bagi semua," demikian isi pernyataan.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya membela keputusan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk membatasi jurnalis dengan alasan bahwa pers sangat tidak jujur.

"Saya kira dia menganggap pers sangat mengganggu perdamaian dunia," kata Trump, pada Selasa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres

8 jam lalu

AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr

9 jam lalu

Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS

19 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal