Duh, Departemen Pertahanan AS Tarik Puluhan Kartu Pers Jurnalis

Anton Suhartono
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menarik puluhan kartu pers jurnalis, Rabu (15/10) (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menarik puluhan kartu pers jurnalis, Rabu (15/10/2025). Alasannya media tempat para jurnalis bekerja menolak aturan baru yang diterapkan Pentagon.

Aturan baru tersebut membatasi peliputan terkait Pentagon, termasuk materi berita. Media-media tersebut tidak menandatangani perjanjian baru sampai batas waktu terakhir pada Rabu kemarin.

"Hari ini, Departemen Pertahanan menyita kartu reporter Pentagon dari hampir setiap organisasi media besar di Amerika," bunyi pernyataan Asosiasi Pers Pentagon, dikutip dari Anadolu, Kamis (16/9/2025).

Organisasi media berpendapat kebijakan tersebut melanggar hak-hak mereka berdasarkan Amandemen Pertama. Hampir semua media besar, seperti surat kabar The New York Times dan The Washington Post, menolak menandatangani kebijakan tersebut.

Di antara pembatasan lain dalam aturan baru adalah, para jurnalis berjanji tidak memublikasikan atau menyiarkan materi tertentu, meski informasi tersebut tidak bersifat rahasia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

AS dan Iran Hentikan Serangan 2 Hari setelah 13 Hari Saling Gempur, Isyarat Gencatan Senjata?

7 jam lalu

Gianni Infantino Serang Pengkritik Piala Dunia 2026: Kalian Dikuasai Kebencian!

9 jam lalu

Penembakan Horor di Festival Kuliner Seattle, 3 Orang Tewas

11 jam lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Rupiah Hari Ini Ditutup Turun ke Rp18.009 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal