Duh... Google Kaitkan Sorban Palestina dengan Simbol Terorisme

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah perempuan Muslimah mengenakan keffiyeh atau sorban khas Palestina (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Dalam surat mereka kepada CEO Google, Sundar Pichai, para karyawan Yahudi itu menulis: “Kami keberatan dengan penggabungan (pandangan tentang) Israel dengan orang-orang Yahudi. Kami menegaskan bahwa anti-Zionisme bukanlah anti-Semitisme,” kata mereka, dalam pernyataan yang dikutip Middle East Monitor, Rabu (26/5/2021).

“Google adalah mesin telusur terbesar di dunia dan setiap penindasan atas kebebasan berekspresi yang terjadi di dalam perusahaan ini adalah berbahaya, tidak hanya bagi karyawan Google secara internal tetapi juga bagi semua orang di seluruh dunia,” ungkap para karyawan Yahudi itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Buletin
16 jam lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Buletin
17 jam lalu

Israel Dihujani Ratusan Rudal Hizbullah, Ribuan Warga Panik Selamatkan Diri

Internasional
1 hari lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Nasional
1 hari lalu

Indonesia, Saudi hingga Turki Kutuk Keras Ulah Israel Tutup Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal