Duh! Senjata yang Dipasok Negara-Negara Barat ke Ukraina Diduga Berakhir di Tangan Teroris

Ahmad Islamy Jamil
Senjata Bantuan AS Bakal Banjiri Ukraina. (Infografis: iNews.id)

“Fakta ini menjadi bahaya besar tidak hanya untuk negara-negara ini, tetapi juga untuk seluruh dunia, karena tidak ada yang mengesampingkan bahwa senjata ini dapat bermuara ke ekstremis atau bahkan ISIS,” ujar Khalaf.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya berlomba-lomba memberikan bantuan keuangan dan senjata kepada Kiev. Sementara pada saat yang sama, mereka memberikan tekanan ekonomi pada Moskow.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
24 jam lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

1 hari lalu

Mencekam! Rekaman Kopilot Jet Pribadi Sebelum Jatuh di Florida: Kami Akan Hantam Tanah!

1 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

1 hari lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Terdengar di Pulau Qeshm

1 hari lalu

Iran Janjikan Pembalasan Ganas jika Pejabatnya Terbunuh akibat Serangan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal