Duh! Senjata yang Dipasok Negara-Negara Barat ke Ukraina Diduga Berakhir di Tangan Teroris

Ahmad Islamy Jamil
Senjata Bantuan AS Bakal Banjiri Ukraina. (Infografis: iNews.id)

“Fakta ini menjadi bahaya besar tidak hanya untuk negara-negara ini, tetapi juga untuk seluruh dunia, karena tidak ada yang mengesampingkan bahwa senjata ini dapat bermuara ke ekstremis atau bahkan ISIS,” ujar Khalaf.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya berlomba-lomba memberikan bantuan keuangan dan senjata kepada Kiev. Sementara pada saat yang sama, mereka memberikan tekanan ekonomi pada Moskow.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

Warga Rusia Ditangkap karena Rekam Demo di Wamena, Imigrasi: Tak Sesuai Visa Wisata

13 jam lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

14 jam lalu

Netanyahu Waswas Anaknya Jadi Target Pembunuhan Iran

15 jam lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

16 jam lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal