Duh! Status Komodo Berubah dari Rentan Jadi Terancam Punah

Ahmad Islamy Jamil
Komodo kini terancam punah (ilustrasi). (Foto: ANTARA)

Selain tidak dapat pindah ke tempat yang lebih tinggi, habitat komodo menjadi semakin terfragmentasi oleh aktivitas manusia. Hal itu membuat populasinya kurang sehat secara genetik dan lebih rentan. Yang semakin membuat prihatin, rentang habitat hewan yang dijuluki “fosil hidup” itu di Pulau Flores, NTT, diperkirakan telah menyusut lebih dari 40 persen antara 1970 dan 2000.

“Karena tekanan manusia, hutan perlahan-lahan ditebang dan habis. Padang sabana dilanda kebakaran dan degradasi. Itulah mengapa hewan-hewan itu benar-benar terdesak di area yang kecil,” ujar kurator vertebrata dan invertebrata di Kebun Binatang Chester, Gerardo Garcia Gerardo Garcia. 

“Kini, habitat mereka semakin mengecil karena naiknya permukaan laut,” tuturnya.

Bangsa Eropa baru mengenal komodo pada awal abad ke-20 dan langsung terpesona dengan makhluk tersebut. Reptil raksasa itu dapat tumbuh hingga 3 meter dengan berat lebih dari 150 kg. 

Mangsa utama komodo adalah babi hutan, rusa, kerbau, dan kelelawar buah yang menggantung di pohon bakau dataran rendah. Air liur komodo yang berbisa dapat menyebabkan tekanan darah mangsanya turun tiba-tiba dan mencegahnya menggumpal. Terlepas dari kengerian wujud mereka, komodo sejatinya hewan yang sangat pemalu.

“Ini adalah reptil paling menawan di planet ini. Namun sampai tahun lalu, kami tidak begitu tahu di mana komodo tinggal,” kata Garcia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

6 Aktivis Greenpeace Lemas usai Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Dilarikan ke Klinik

4 hari lalu

Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI Singgung Krisis Iklim, Istana Buka Suara

6 hari lalu

Gempa Terkini M5,3 Guncang Labuan Bajo NTT, Kedalaman 10 Km

7 hari lalu

Gempa M4,6 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Getaran Terasa hingga Bima

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal