Duh, Taliban Bakal Larang Perempuan Afghanistan Bekerja di PBB

Umaya Khusniah
PBB peringatkan semua staf di Afghanistan untuk tak pergi bekerja dua hari setelah Taliban tampaknya akan keluarkan larangan perempuan bekerja di badan dunia. (Foto: Reuters)

Misi PBB di Afghanistan, UNAMA, pada Selasa menyatakan keprihatinannya bahwa staf perempuan di Provinsi timur Nangarhar telah berhenti bekerja.

"Ada lebih banyak komunikasi resmi yang dilakukan di Jalalabad (ibu kota Provinsi Nangarhar). Kami diberitahu melalui berbagai saluran bahwa ini berlaku untuk seluruh negeri," kata Jubir Dujarric.

Dia menjelaskan, anggota staf perempuan sangat penting bagi PBB untuk memberikan bantuan penyelamatan jiwa. Sekitar 23 juta orang, lebih dari setengah populasi Afghanistan, membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Sayangnya, administrasi Taliban dan Kementerian Informasi Afghanistan tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Lomba 17-an Tak Biasa, Perempuan di Terminal Kalideres Adu Kuat Tarik Bus AKAP 20 Ton

18 hari lalu

Brutal! Pria Ledakkan Diri di Tengah Aksi Demonstrasi, 13 Orang Tewas

22 hari lalu

Terungkap! Terduga Pembunuh Wanita di Kos Jakbar Ternyata Suaminya

26 hari lalu

Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal