Eks Pejabat AS: Keanggotaan Turki di NATO Layak Dipersoalkan jika Erdogan Kembali Menang Pemilu

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Keputusan Stockholm dan Helsinki untuk bergabung dengan aliansi pertahahan bentukan Amerika Serikat itu menyusul operasi militer yang diluncurkan Rusia di Ukraina pada Februari. Padahal, baik Swedia maupun Finlandia, sebelumnya mengambil posisi netral sejak era Perang Dingin.

Menurut jadwal, pemilihan umum presiden dan parlemen Turki bakal digelar pada 18 Juni nanti.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Yusril Usul Fraksi Gabungan di DPR untuk Partai Tak Lolos Ambang Batas Parlemen

Nasional
22 jam lalu

Partai Perindo Ingatkan Pembuat UU Akomodasi Putusan MK soal Ambang Batas Parlemen

Internasional
24 jam lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
2 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal