Elon Musk Tak Setuju TikTok Dilarang di AS, meski Bakal Untungkan Twitter

Ahmad Islamy Jamil
Miliarder yang juga pemilik Twitter alias X, Elon Musk. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pengusaha miliarder Elon Musk menentang pelarangan platform media sosial TikTok di Amerika Serikat. Dia beralasan tindakan semacam itu bakal bertentangan dengan kebebasan berbicara dan berekspresi.

“Menurut saya, TikTok tidak boleh dilarang di AS, meskipun larangan seperti itu mungkin menguntungkan platform X,” cuit Musk lewat akun X miliknya, Jumat (19/4/2024). 

“Melakukan hal itu akan bertentangan dengan kebebasan berpendapat dan berekspresi. Itu bukan hal yang diperjuangkan Amerika,” kata pemilik media sosial X (Twitter) itu lagi.

Bulan lalu, DPR AS mengeluarkan undang-undang yang mengharuskan TikTok untuk memutuskan hubungan dengan perusahaan induknya yang berbasis di China, ByteDance. Langkah itu harus dipenuhi TikTok dalam waktu 180 hari. Jika tidak, platform berbagi video itu bakal menghadapi larangan di Amerika Serikat. 

UU itu muncul di tengah kekhawatiran tentang privasi pengguna dan pengaruh asing menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) AS pada November nanti.

Pada Senin (15/4/2024) lalu, Ketua DPR AS Mike Johnson mengumumkan rencana bantuan luar negeri bernilai miliaran dolar, yang mencakup dukungan untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan. Dia juga mengungkapkan rencana Washington DC untuk memberikan sanksi kepada Iran dan Rusia, menyita aset-aset Rusia yang dibekukan, serta melarang TikTok.

Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Kanada baru-baru ini melarang pegawai pemerintah mereka menggunakan TikTok di perangkat elektronik resmi. Sementara TikTok membantah aplikasinya menimbulkan ancaman keamanan bagi pengguna AS. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

AS Sepakat Jual Senjata Senilai Rp149 Triliun ke Sekutu di Timur Tengah

Seleb
9 jam lalu

Murka! Dewi Perssik Siap Polisikan Netizen TikTok Penyebar Hoaks Meninggal Dunia

Internasional
1 hari lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
2 hari lalu

Terpojok UU, Trump Umumkan Perang Lawan Iran Telah Berakhir

Internasional
2 hari lalu

Ingin Ambil Alih Kuba, Trump Kerahkan Kapal Induk Terbesar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal