Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan mengaku ada beberapa negara yang memandang negatif Pakta Pertahanan Makkah (Foto: AP)

Secara khusus, pembentukan dan pengoperasian penuh sekretariat bersama, yang akan menangani masalah politik dan militer, juga dibahas.

“Industri pertahanan merupakan bidang kerja sama yang penting. Selain itu, dalam kerangka kerja sama militer operasional, isu-isu teknis seperti pelatihan militer, standardisasi, dan pertukaran informasi tentang ancaman, kemampuan, dan potensi militer juga dibahas,” ujarnya.

Kedua pihak juga menetapkan waktu dan prosedur untuk melaksanakan kesepakatan yang telah dicapai.

Erdogan menegaskan kembali Pakta Pertahanan Makkah dibentuk untuk memperkuat stabilitas dan keamanan di kawasan.

Kesepakatan ditandatangani oleh Arab Saudi, Pakistan, dan Turki pada 7 Agustus. Isinya mengatur penguatan pencegahan bersama, yang berarti serangan bersenjata terhadap salah satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua. Perjanjian juga mempertimbangkan perluasan kerja sama militer, koordinasi, serta proyek bersama di industri pertahanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Houthi Serang Bandara King Fahd Arab Saudi, 1 Orang Tewas 8 Luka

3 hari lalu

Alasan Inggris Bantu Saudi Hadapi Houthi, Kirim Jet Tempur Typhoon dan Pesawat Tanker

3 hari lalu

Banjir Bandang di Makkah Makan Korban Jiwa

3 hari lalu

Iran: Arab Saudi dan Houthi Cueki Tawaran Mediasi Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal