Erdogan: AS dan Inggris Sedang Mencoba Ubah Laut Merah Jadi Lautan Darah

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

“Saat ini, mereka berusaha mengubah Laut Merah menjadi lautan darah dan Yaman, bersama Houthi dan dengan menggunakan seluruh kekuatannya, menyatakan pihaknya siap dan akan memberikan respons yang diperlukan di kawasan tersebut kepada Amerika Serikat dan Inggris,” ujar presiden Turki itu.

Turki pada umumnya mendukung Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, bukan Houthi. Ankara juga mendukung proses yang dipimpin PBB yang bertujuan untuk mewujudkan perdamaian antara Yaman dan kelompok Houthi yang telah menguasai sebagian besar negara Arab tersebut. Ankara bahkan sebelumnya mengutuk berbagai serangan rudal Houthi di Arab Saudi.

Erdogan mengatakan, pihaknya telah mendengar dari berbagai saluran bahwa Houthi melakukan pertahanan dan respons yang sangat sukses terhadap Amerika Serikat dan Inggris. Pada saat yang sama, Iran sedang mencari bagaimana mereka dapat melindungi diri dari semua yang terjadi.

Berbeda dengan sekutu Baratnya dan beberapa negara Arab, Turki tidak menganggap Hamas—yang menguasai Jalur Gaza—sebagai organisasi teroris.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
23 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Klaim Pegang Kendali Penuh

2 hari lalu

Teman Jadi Musuh, Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

2 hari lalu

Tragis! Pria Tewas Beberapa Hari Jelang Pernikahan, Ditikam Calon Istri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal