Erdogan Kembali Singgung Macron, Sebut Orang Nomor Satu Prancis Itu Tersesat

Arif Budiwinarto
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron (kanan). (foto: AFP)

Prancis menarik Duta Besar untuk Turki untuk berkonsultasi dan akan bertemu dengan Presiden Macron guna membahas situasi setelah pernyataan Erdogan.

"Komentar Presiden Erdogan tidak dapat diterima. Perbuatan yang keterlaluan dan ucapan kasar bukanlah sebuah metode. Kami menuntut agar Erdogan mengubah arah kebijakannya karena berbahaya dalam segala hal," ucap pejabat kepresidenan Prancis.

Kedua pemimpin sebelumnya berseteru terkait beberapa isu, yakni konflik di Laut Mediterania dan perang di Nagorno-Karabakh. Macron menuduh Turki mengirim para pejuang Suriah untuk membantu pasukan Azerbaijan yang kemudian dibantah Erdogan.

Selain itu, Erdogan mengecam pernyataan Macron yang menyebutkan Islam di seluruh dunia sedang mengalami krisis serta mengumumkan pengawasan yang lebh ketat di sekolah-sekolah serta pendanaan masjid dari luar negeri.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Heboh Lagi, Presiden Macron Ditampar Istri gegara Pesan Mesra ke Aktris Iran

Nasional
24 hari lalu

Prabowo bakal Kembali Kunjungi Prancis dalam Waktu Dekat

Internasional
24 hari lalu

Lagi, Tentara Prancis Personel UNIFIL di Lebanon Tewas

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo dan Macron Bahas Pengadaan Alutsista hingga Pengembangan Energi Terbarukan

Nasional
1 bulan lalu

Presiden Prabowo Bertemu Macron di Paris, Disambut Pasukan Kehormatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal