Erdogan Kembali Singgung Macron, Sebut Orang Nomor Satu Prancis Itu Tersesat

Arif Budiwinarto
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron (kanan). (foto: AFP)

"Komentar Presiden Erdogan tidak dapat diterima. Perbuatan yang keterlaluan dan ucapan kasar bukanlah sebuah metode. Kami menuntut agar Erdogan mengubah arah kebijakannya karena berbahaya dalam segala hal," ucap pejabat kepresidenan Prancis.

Kedua pemimpin sebelumnya berseteru terkait beberapa isu, yakni konflik di Laut Mediterania dan perang di Nagorno-Karabakh. Macron menuduh Turki mengirim para pejuang Suriah untuk membantu pasukan Azerbaijan yang kemudian dibantah Erdogan.

Selain itu, Erdogan mengecam pernyataan Macron yang menyebutkan Islam di seluruh dunia sedang mengalami krisis serta mengumumkan pengawasan yang lebh ketat di sekolah-sekolah serta pendanaan masjid dari luar negeri.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal